Cari di sini

Sabtu, 23 September 2023

3. Hari Pertama

 

Bondowoso, 9 Agustus 2022

Catatan ini ditulis pada 23 September 2023, lebih dari setahun yang lalu. Aku masih ingat betul hari pertamaku masuk kelas.

Hari Selasa. 

Aku tidak punya jadwal mengajar di jam pertama. Jadi aku bisa mempersiapkan materi untuk kelasku nanti. Tiba-tiba aku dikabarkan kalau guru pengampu kelas 3 ternyata hari itu berhalangan hadir. Entah apa karena aku sebagai guru baru, atau sebagai gru yang sedang memiliki jam kosong, aku diminta untuk mengisi materi TEMA di kelas 3. 

Aku berangkat ke kelas 3.

aku masih merasa deg-degan, karena waktu itu benar-benar pertama kalinya aku akan mengisi kelas. Saat aku masuk kelas.. ya Tuhan kelas gaduh sekali.

Siswa laki-laki saling kejar-kejaran kesana-kesini sedangkan siswa perempuan sedang asyik memotong-motong kertas dan telihat satu siswa perempuan menangis, entan karena apa sedang di kerumuni teman-temannya. Ampunnnnn dah

Aku coba ucapkan salam

"Assalamualaikum"kataku.

"Assalamualaikum" kataku mengulang salam.

Beberapa siswa menyadari kehadiranku dan menjawab salamku "Walaikumsalam"

Beberapa siswa laki-laki masih gaduh di meja belakang. 


Tidak ada yang menjawab, mereka masih asyik dengan pekerjaannya masing-masing.  

Ampunn rasanya suaraku hampir habis untuk mengkondusifkan kelas. Sudah beres bagian kiri, eh yang kanan ribut lagi. Yang kanan sudah beres, yang kiri balik lagi, huhuhu

2 jam pelajaran sangat terasa melelahkan, terutama di kelas 3. Kelas tertinggi di sekolah pada waktu itu (karena sekolah ini adalah sekolah baru). 

Selepas mengajar di kelas 3, aku melanjutkan kewajibanku sesuai jadwal. Dan keadaan kelas tidak jauh berbeda. Anak-anak bisa mendengarkanku mengajar selama 5 menit saja sudah sangat luar biasa. Jika boleh di persentase, kira-kira 80% waktuku habis untuk mengkondusifkan kelas. 

Akhirnya jam 14.00. Waktunya pulang. Akhirrrrnyaaaaaa

"Lim beli mie ayam yuk?" ku chat Halim, teman karibku. Alih-alih mau mentraktir dia beli mie ayam, sebenarnya aku ingin minta jemput segera.

"Gasssss" jawab Halim di kolom chat.

Sore itu, demi melepas penat aku menyantanp makanan kesukaanku dengan Halim.

"Limmm ampunnnn, aku capek sekali hari ini. Aku mau berhenti saja besok. Aku tidak mau lagi berangkat ke sekolah besok" kataku memelas pada Halim.

Halim hanya tertawa prihatin.. huhu

Rabu, 24 Mei 2023

2. Hari pertama

 

Senin, 8 Agustus 2022

Aku bangun pagi-pagi sekali karena ini hari pertamaku bekerja sebagai seorang guru. Aku tidak tau harus berpakaian seperti apa. Terakhir kali saat bertemu dengan Uztadz Wasit, yang rupanya adalah Kepala Sekolah SD ALIFYA, beliau bilang boleh pakai pakaian apa saja yang penting sopan dan tidak kasual.

Em... bingung. Ku bongkar lemariku, ku cari pakaian yang tidak kasual itu seperti apa? aku malah bingung. "Pakai batik saja lah" kata ibuk. "Oh ya batik" 

Ternyata aku tidak bisa menemukan baju batikku, karena terlalu lama tidak kupakai hingga lupa dimana terakhir meletakkanya. Haduhh

Akhirnya, alternatif lain adalah meminjam batik pada mbak sepupuku, Mbak Yana.

Sebelum berangkat, ku pandangi sosokku yang telihat begitu berbeda dari biasanya di depan cermin, belum pernah aku se formal ini. Bahkan waktu kuliah dulu aku tidak se rapi ini. haha. Ku kenakan batik hijau toska dengan jilbab bewarna senada yang dipadukan dengan rok hitam, khas seperti mahasiswa FKIP atau guru-guru pada umumnya. Sepatu pantofel yang baru hari minggu kemarin aku beli di toko masih terlihat kinclong hitam tak berdebu dengan hiasan 3 mutiara putih di setiap pasangnya. Kupandangi diriku di depan cermin, cantik.

Ini pekerjaan pertamaku setelah aku lulus kuliah, itu artinya lebaran tahun depan aku sudah tidak dapat angpau lagi.  Bisikku pada diri sendiri. 

Pagi itu aku berangkat jam 6.00 pagi. Yang ku ingat kata Ust. Wasit sekolah akan masuk jam 06.30 sedang para guru hadir jam 06.15 untuk menyambut siswa.

Jam 06.10 aku sampai di depan sekolah, sesuai perkiraan, 10 menit perjalanan dari rumah. 

Tapi ada yang aneh. Kenapa sekolah sepi sekali? kemana murid-murid dan guru lainnya?

Aku masuk ke halaman sekolah dengan ragu. Ternyata di dalam ada Ust. Wasit. Aku memberi salam kepada beliau, dan beliau menyilahkanku duduk di kantor guru.

Aku terus bertanya-tanya dalam hati, ini hari libur kah?

"Ustadzah, hari ini ada kegiatan di Panti Asuhan di Tenggarang dalam rangka 10 Muharram. Nanti sampean tunggu Utdzah Yaya saja, nanti berangkat sama beliau" Kata ustadz lalu meninggalkanku sendiri di sekolah. 

Aku tidak tau Ustadzah Yaya itu siapa dan orangnya yang mana. Yang aku bisa hanya terus menunggu, sudah jam 7 pagi. Ustadzah Yaya yang dimaksud belum datang juga. Jam 7.30 akhirnya beliau datang. 

Kami berangkat ke Panti Asuhan yang dimaksud dengan segera. 

Sesampainya disana, satu hal yang menjadi topik utama pikiranku adalah AKU SALAH KOSTUM.  Karena hari ini anak-anak tidak ke sekolah melainkan belajar di Panti Asuhan, maka baik guru-guru dan anak-anak menggunakan pakaian muslim bebas. Sedangkan aku menggunakan pakaian terlalu formal untuk acara ini...haduuuhhh.

Beberapa murid karena tidak mengenaliku sebagai guru menganggapku sebagai petugas asrama panti karena memakai seragam yang tidak serasi dengan guru lainnya. 

Jadi hari ini, 10 Muharram 1443 H adalah hari pertamaku bertemu dengan keluarga besar ALIFYA. Ku kira hari ini akan jadi hari pertamaku masuk kelas, ternyata masih besok. hehe




1. Telepon 6 menit

 

Telepon 6 menit

Bondowoso, 6 Agustus 2022

"Drttt....drttt..." handphone ku bergetar lama, sebuah panggilan masuk. 

Siapa sih telpon pagi-pagi gini di hari sabtu?"gerutuku. Ini masih jam 5 pagi. 

Sebuah panggilan masuk dari nomer tak di kenal. Hampir saja aku enggan mengangkat, akhirnya ku angkat juga, barangkali mantanku menelpon. hehe

"Halo?" kataku

"Assalamualaikum"  terdengar suara sapaan dari seorang laki-laki, sepertinya setengah baya. Jelas dia bukan mantanku.

Alisku mengernyit ke atas, agak kaget. Siapa ya? tanyaku dalam hati. Tapi yang keluar dari mulutku adalah "Walaikumsalam" menjawab salam yang diucapkan laki-laki setengah baya itu. 

"Mohon maaf menganggu, saya dapat nomer jenenenggan dari Pak Ahmad. Saya Uztadz Wasit dari SD ALIFYA"
"Oh nggeh, ada apa nggeh?" tanyaku agak bingung kenapa pamanku memberikan nomerku ke beliau.

"Begini Bu, kata Pak Ahmad jenenengan tertarik untuk jadi guru. Di sekolah kami sedang membutuhkan guru kelas 2. Apa jenenggan masih tertarik nggeh?" tanya beliau dengan sopan.

"emm Nggeeh... masih tertarik" kataku agak terbata-bata. Spontan ku jawab demikian padahal aku tidak ingin, tapi demi mengiyakan permintaan ibuku yang memang dari dulu ingin aku jadi guru sehingga tanpa pikir panjang aku jawab saja begitu. 

"Alhamdulillah. Kalau begitu apa bisa menyerahkan lamarannya hari ini nggeh? "

"Hari ini bapak?" tanyaku agak kaget. "Iya hari ini, saya tunggu sebelum jam 9 di sekolah nggeh. Karena sekalian jenenggan di interview dengan ketua yayasan" kata beliau.

"Oh nggeh-nggeh" kataku manggut-manggut.

"Baik bu, terima kasih. Assalamualaikum" kata beliau yang kemudian menutup sambungan telepon.

"Walaikumsalam" jawabku.

Ini masih jam 5.06 pagi, keadaanku sedang tidak enak badan.  Memang semalam aku demam, dan aku sudah memutuskan untuk rebahan saja sabtu ini. Tapi urung sampai telpon dari Pak Wasit itu datang. Aku sampaikan perihal ini pada Ibu. Ibu sangat senang mendengar anak perempuan satu-satunya ini mendapat tawaran menjadi guru, sebuah profesi yang melelahkan dengan gaji yang merisaukan, fyuhhh




Prolog


Hari guru, 25 November  2022.

Pertama kalinya hari guru terasa berbeda dalam hidupku. 

"Ustadzah, ini buat ustadzah" kata Nadin sembari memberikan sebuah kado kecil berbentuk persegi panjang tipis yang dibungkus dengan kertas kado warna warni. "Ini untuk ustzadah?"tanyaku setengah tidak percaya
"Iya buat ustadzah" katanya sambil tersenyum dan berlari meninggalkanku. 
"Makasih nadin" 

Ku toleh kanan dan kiri, ketika sepi, ku buka bungkusan kecil itu. Dua bungkus SilverQueen, rasa coklat dan vanila! Wahh coklat, seruku girang dalam hati.  Sebuah kertas putih ditempelkan di depan bungkusan coklat itu, bertuliskan Selamat hari guru dai nadin 1B. Manis sekali, semanis aku. 


Alih-alih mengajar, justru saya yang lebih banyak belajar.

Alih-alih menjadi pendidik, justru saya yang lebih banyak di didik.


3. Hari Pertama

  Bondowoso, 9 Agustus 2022 Catatan ini ditulis pada 23 September 2023, lebih dari setahun yang lalu. Aku masih ingat betul hari pertamaku m...